Postingan

Menampilkan postingan dengan label Linux

Cara Instal LAMP Stack di Centos 7

LAMP adalah singkatan dari L inux, A pache web server, M ySQL (MariaDB) database server, dan P HP. Kegunaan LAMP adalah untuk membuat server yang bisa menampilkan website dan aplikasi yang dinamis. Berikut langkah instalasi LAMP: 1. Instalasi Apache Web Server     Jalankan command berikut untuk menginstal Apache: sudo yum install httpd -y    Setelah Apache selesai di instal, jalankan command berikut untuk start servicenya: sudo systemctl start httpd.service    Kemudian setting supaya service Apache start on boot: sudo systemctl enable httpd.service    Tes buka browser menggunakan link http://ip-address-server 2. Instalasi MariaDB server:    Jalankan command berikut untuk menginstal MariaDB: sudo yum install mariadb-server mariadb -y    Setelah MariaDB selesai di instal, jalankan command berikut untuk start servicenya: sudo systemctl start mariadb    Kemudian setting supaya service MariaDB start on boot: sudo sy...

Tips Linux: Cara Setting Timezone di CentOS dan Ubuntu

Jika timezone tidak di setting waktu instalasi os linux seperti CentOS dan Ubuntu, secara default timezonenya adalah UTC. Untuk mengecek timezone yang aktif, gunakan command date , berikut contoh outputnya: $date Tue Jul 16 07:49:59 UTC 2019 Untuk mengganti timezone sesuai dengan local time, maka gunakan command timedatectl sebagai berikut: $timedatectl list-timezones $timedatectl set-timezone Asia/Jakarta Cek timezone yang aktif menggunakan command date, seharusnya sudah berubah menjadi WIB(UTC+7) seperti berikut: $date Tue Jul 16 14:50:10 WIB 2019

Tips Linux: Cara Setting Proxy di CentOS

Berikut adalah cara setting proxy di CentOS supaya bisa koneksi ke internet: Sebagai contoh IP Address server proxy adalah 192.168.1.254, dan menggunakan squid di port 3128. Edit file /etc/environment dan tambahkan baris berikut: export http_proxy=http://192.168.1.254:3128 export https_proxy=http://192.168.1.254:3128 Jika ingin mengakes ftp server, tambahkan baris berikut: export ftp_proxy=http://192.168.1.254:3128 Jika ada exception tambahkan baris no_proxy sebagai berikut: export no_proxy=127.0.0.1,localhost Supaya yum bisa mengakses repo dari internet, maka edit file /etc/yum.conf dan tambahkan baris berikut: proxy=http://192.168.1.254:3128 Jika menggunakan docker, lakukan langkah berikut untuk setting proxy: 1. Buat folder /etc/systemd/system/docker.service.d     mkdir -p /etc/systemd/system/docker.service.d 2. Buat file http-proxy.conf   vi /etc/systemd/system/docker.service.d/http-proxy.conf     Tambahkan baris berikut: ...

Tips Linux: Cara Instal Htop di CentOS 7

Gambar
Untuk mengecek proses yang sedang berjalan di os linux seperti ubuntu atau CentOS, biasanya di gunakan command top . Berikut tampilannya:  Selain top, ada command yang menampilkan proses secara lebih detail yaitu htop . Command ini tidak secara default terinstal di Centos 7. Berikut cara instal htop di CentOS 7: 1. Instal package epel-release    yum -y install epel-release 2. Instal htop  yum install htop    Jika tidak ada error, jalankan command htop. Berikut tampilannya:

Tips Linux: File Sudah Dihapus Tapi Free Space Disk Tidak Berubah

Jika disk server sudah mencapai threshold tertentu(misalnya 90%),  maka admin server tersebut harus melakukan cleansing dengan cara  menghapus atau memindahkan folder/file yang besar.  Untuk mengetahui folder yang memakai disk usage terbesar, cek terlebih dahulu  menggunakan command du . Jika sudah menemukan folder yang besar, cek file di dalamnya dengan menggunakan command: ls -lSh | more untuk mengurutkan file dari size yang terbesar. Jika di server ada partisi lain yang spacenya masih besar,  pindahkan folder atau file yang besar ke partisi tersebut. Tapi jika hanya ada 1 partisi, maka folder/file yang besar harus di hapus. Berikut hal yang harus diperhatikan sebelum menghapus file di suatu folder: 1. Jangan menghapus file log yang aktif seperti error.log, access.log,     messages, maillog,dll.      Karena bisa menyebabkan error pada aplikasi atau sistem. 2. Jika file log yang sudah di rotate ukurannya besar, compress...

Tips Linux: Cara Sharing Folder Windows ke Linux

Gambar
Berikut adalah langkah-langkah untuk sharing folder di komputer Windows ke komputer linux, contohnya CentOS: 1. Share folder yang akan di sharing di Windows, contohnya folder Data: 2. Di komputer CentOS, instal package samba dan cifs yum install samba samba-client cifs-utils 3. Buat folder untuk mounting folder sharing Windows, misalnya di folder /mnt/data mkdir /mnt/data 4. Jalankan command mount.cifs dengan format sebagai berikut: mount.cifs //SERVER_ADDRESS/SHARE_NAME MOUNT_POINT -o user=USERNAME   misalnya IP address komputer Windows adalah 192.168.1.1, share folder data dan   usernamenya  admin: mount.cifs //192.168.1.1/data /mnt/data -o user=admin   Akan muncul prompt untuk input password  user admin sebagai berikut: Password for admin@//192.168.1.1/data: ************ Masukkan passwordnya, kemudian cek folder yang sudah di sharing dengan menggunakan command df -h. Untuk mengecek isi folder sharing yang sudah di mounting,gunakan command: l...

Cara Membuat Akun Email Zimbra Secara Massal

Untuk membuat akun email zimbra, biasanya dilakukan mengunakan zimbra admin di browser. Adakalanya user membuat request untuk membuat akun email zimbra dalam jumlah banyak. Jika membuat emailnya satu persatu akan memakan waktu yang lama dan cukup melelahkan, Solusinya adalah membuat list email yang akan di create dalam format txt dan menggunakan command zmprov dari console. Berikut adalah langkah-langkahnya: 1. Buat list email yang akan dicreate dalam file  txt dengan format sebagai berikut: ca akun@emaildomain.com password  displayName 'nama lengkap' gn nama_depan initials nama_tengah sn nama_belakang Keterangan: ca : create account gn : given name sn : surname Contoh di atas untuk user yang memiliki nama 3 suku kata. Jika namanya hanya 2 suku kata, maka formatnya menjadi: ca akun@emaildomain.com password  displayName 'nama lengkap' gn nama_depan sn nama_belakang Dan untuk user yang namanya hanya 1 suku kata formatnya menjadi: ca akun@emaildomain.com...

Tips Linux: Command Untuk List File

Berikut command yang biasa di gunakan untuk list file di linux: 1. List file dengan menampilkan ukurannya ls -lh 2. List file di sort berdasarkan ukuran yang terbesar ls -lSh 3. List file di sort berdasarkan tanggal modifiednya Di urutkan dari file yang paling baru ls - lth Di urutkan dari file yang paling lama ls -ltrh List file dengan extension tertentu(contoh: log) dengan rentang waktu tertentu juga (contoh:dari tanggal 1 Januari 2019 s/d 30 Juni 2019) find *.log -type f -newermt 2019-01-01 ! -newermt 2019-07-01 -ls 4. List semua file, termasuk yang hidden ls -lah

Tips Linux: Cara Mengecek Versi Aplikasi yang Terinstall di Server

Berikut command yang digunakan untuk mengecek versi aplikasi yang terinstal di server linux: 1. Httpd httpd -v 2. Java java -version 3. Nginx nginx -v 4. MySQL mysqld --version 5. PostgreSQL pg_config --version 6. Zimbra zmcontrol -v 7. Docker dockerd -v 8.MongoDB mongod --version Kalo ada error command not found , cek terlebih dahulu path aplikasinya  menggunakan command ps -ef. Misalnya : ps -ef | grep mysqld Contoh outputnya: mysql     48153  48015  7 Jan10 ?        11-15:22:40 /usr/libexec/mysqld --basedir=/usr --datadir=/var/lib/mysql --user=mysql dari output di atas, path mysqld adalah /usr/libexec/mysqld.  Gunakan command berikut untuk mengecek versinya /usr/libexec/mysqld --version

Tips Linux : Cara Mengatasi Monitoring SNMP Timeout

Jika monitoring SNMP ke server linux timeout, berikut adalah cara mengatasinya. Buka file /etc/snmp/snmpd.conf, dan cek beberapa hal berikut ini: 1. Pastikan community string dan IP address sudah disetting dengan benar, contoh: public 192.168.1.1 2. Jika ada baris agentAddress  udp:127.0.0.1:161 , ganti dengan: udp:161 3. Jika ada koneksi ke folder yang disharing(nfs/cifs) dari server lain,      pastikan sudah  terkoneksi dengan baik.     nfs/cifs yang terkoneksi ke server bisa di cek di file /etc/fstab atau df -h.     Jika di cek dengan menggunakan command df -h not responding(stuck),     kemungkinan koneksinya  bermasalah.     Cek nfs/cifs tersebut atau bisa juga di skip dari SNMP dengan menambahkan     baris  berikut: skipNFSInHostResources yes    Jika settingan di file snmpd.conf sudah sesuai, simpan file tersebut.    Kemudian restart service snm...

Cara Mencari Direktori Terbesar di Linux

Kapasitas disk adalah salah satu yang harus di monitor dan di maintenance oleh admin linux. Jika disk full, bisa berakibat aplikasi di server linux menjadi error, tidak bisa diakses, hang, dll. Untuk mencari direktori terbesar yang memakai space harddisk, commandnya adalah du. Berikut beberapa contoh penggunaan du: 1. Mencari 10 direktori terbesar di folder tertentu  #du -h / |sort -rh| head -10   Opsi -h (human readable) berfungsi untuk menampilkan direktori dalam ukuran   KB, MB, dan GB.   Command du di kombinasikan dengan sort dan head   untuk menampilkan direktori   dari urutan yang terbesar.      Pemakaian command du di direktori yang sizenya besar, akan memakai resource   CPU dan Memori yang lumayan besar juga.   Selain itu prosesnya juga memakan waktu yang cukup lama.   Sebaiknya hasil du di simpan ke file txt dan dijalankan di background .   Commandnya adalah sebagai berikut:  #du -...

Cara Block File Dengan Ekstensi Tertentu dari Sharing Samba

Sharing samba di linux menyediakan opsi untuk blok file dengan ekstensi tertentu. Opsi ini berguna untuk mencegah penyebaran file yang mungkin terkena virus dan file-file besar yang menyebabkan disk di server menjadi penuh(file exe, lagu, film, dll) Caranya adalah sebagai berikut: 1. Buka file  /etc/samba/smb.conf dan tambahkan baris berikut: Veto files = /*.exe/*.com/*.dll/*.bat/*.vbs/*.tmp/*.mp3/*.avi/*.mp4/*.wmv/*.wma/ contoh: [share]     path = /share     writeable = yes     browseable = yes     guest ok = yes     Veto files = /*.eml/*.vbs/*.tmp/*.mp3/*.avi/*.mp4/*.wmv/*.scr/*.pif/ 2. Simpan file tersebut, dan  restart samba service (service smb restart).

Cara Mereset Password root di Linux

Kalo anda lupa password root di linux, anda dapat meresetnya dengan cara booting system linux ke mode   single user  or emergency( rescue mode ) Lakukan langkah berikut kalo  linux boot loader menggunakan  GRUB :    1. Pilih kernel    2. Tekan tombol  e  untuk mengedit entri    3. Pilih baris ke-2 (baris yang dimulai dengan kata  kernel )    4. Tekan tombol   e   untuk mengedit entri kernel sehinnga bisa masuk ke mode single user     5. Tambahkan huruf  S (atau kata  Single ) di baris akhir (kernel)     6. Tekan tombol ENTER     7. Kemudian tekan tombol  b untuk boot ke kernel Linux menggunakan mode single user     8. Ketik command passwd untuk mereset password: Anda perlu mounting setidaknya / dan partisi lain # mount -t proc proc /proc # mount -o remount,rw / Ganti password root menggunakan command berikut: ...

Cara Menghapus File Tertentu Secara Recursive di Linux & Windows

Untuk menghapus file tertentu secara recursive di Linux gunakan command berikut: [root@localhost]# find / -type f -name '<filename>' -delete contoh:  [root@localhost]# find / -type f -name '*.eml' -delete Sedangkan di  Windows gunakan command berikut: C:\Users\user>cd\ C:\>del /s <filename> contoh: C:\>del /s *.eml

Cara Membuat Repo Local Yum RHEL/CentOS

Berikut langkah untuk membuat repo local yum RHEL/CentOS  dari DVD: 1.  Mount dvdrom dengan command berikut: [root@localhost] cd /mnt [root@localhost] mkdir cdrom [root@localhost] df -h /dev/hda 2.9G 2.9G 0 100% /media/RHEL_5.5 i386 DVD [root@localhost] mount /dev/hda /mnt/cdrom      Kalau menggunakan iso dvd , mount iso dengan command berikut: mount -o loop filename.iso /mnt/cdrom (ganti filename.iso sesuai file yang digunakan, contoh: rhel6.iso)  2. Edit file berikut: /etc/yum.repo.d/repo.repo atau /etc/yum.repos.d/rhel-source.repo tambahkan baris berikut: [rhel] baseurl=file:///mnt/cdrom/Server (rhel 5.5) atau baseurl=file:///mnt/cdrom (rhel 6.2) enabled=1 gpgcheck=0   3. Check konfigurasi yang telah dibuat dengan menjalankan command yum : yum list Jika sudah muncul listnya, berarti konfigurasinya sudah sesuai.