Postingan

Menampilkan postingan dengan label Storage

Tips Linux: File Sudah Dihapus Tapi Free Space Disk Tidak Berubah

Jika disk server sudah mencapai threshold tertentu(misalnya 90%),  maka admin server tersebut harus melakukan cleansing dengan cara  menghapus atau memindahkan folder/file yang besar.  Untuk mengetahui folder yang memakai disk usage terbesar, cek terlebih dahulu  menggunakan command du . Jika sudah menemukan folder yang besar, cek file di dalamnya dengan menggunakan command: ls -lSh | more untuk mengurutkan file dari size yang terbesar. Jika di server ada partisi lain yang spacenya masih besar,  pindahkan folder atau file yang besar ke partisi tersebut. Tapi jika hanya ada 1 partisi, maka folder/file yang besar harus di hapus. Berikut hal yang harus diperhatikan sebelum menghapus file di suatu folder: 1. Jangan menghapus file log yang aktif seperti error.log, access.log,     messages, maillog,dll.      Karena bisa menyebabkan error pada aplikasi atau sistem. 2. Jika file log yang sudah di rotate ukurannya besar, compress...

Cara Recovery Data Menggunakan Recuva

Gambar
Data di hardisk/flashdisk/memory card bisa hilang atau rusak karena beberapa hal, misalnya:  di hapus, kena virus, komputer error(crash) , dll. Untuk mengembalikan data yang hilang, bisa menggunakan  program recovery. Program recovery ada yang berbayar dan ada juga yang free. Salah satu program recovery yang free dan di rekomendasikan banyak situs web adalah recuva. Recuva memiliki kemampuan recovery yang lumayan ok dan penggunaanya juga cukup mudah. Recuva bisa di download  di sini . Ada 2 versi, installer dan portable. Saya sarankan download yang versi portable karena bisa langsung dijalankan  tanpa harus di instal. Berikut cara recovery data menggunakan recuva: 1. Jalankan program recuva. Kemudian klik tombol Next    2. Pilih jenis file yang mau di recover. Kalau pengen recover semua file, pilih All Files .      Kemudian klik tombol   Next 3. Pilih drive/folder lokasi file yang mau di recover.   ...

Cara Disable Trashbox di NAS Buffalo Link Station

Gambar
Di NAS  Buffalo Link Station ada folder trashbox , yang fungsinya sama dengan recycle bin di Windows. Kalo anda menghapus file di Buffalo Link Station, filenya masuk ke folder trashbox.  Kalo banyak file yang dihapus, storage menjadi semakin penuh dan tidak bisa menyalin file baru. Untuk mengosongkan folder trashbox, yang harus anda lakukan adalah menghapus folder trashbin . Supaya file yang dihapus tidak masuk ke folder trashbox, disable opsi Recycle Bin  dari   Share Folder . Caranya adalah sebagai berikut: 1. Login ke Buffalo Link Station . 2. Buka setting   Shared Folders -> <Shared_Folder_Name> ,  dan  klik opsi  Disable di  Recycle Bin.

Cara Mengatasi Error "Invalid Drive" di Windows

Gambar
Ketika melakukan instalasi aplikasi baru di Windows, ada error sebagai berikut: Invalid Drive F: Drive F adalah contoh, bisa saja error drivenya berbeda. Error ini disebabkan karena ada data key yang invalid di registry. Cara mengatasinya adalah sebagai berikut: 1. Buka registry editor dengan cara mengetikkan command regedit dari menu run 2. Explore key berikut di  registry: HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Shell Folders Dan cek apakah ada key yang pointingnya ke drive F. Hapus key tersebut jika ada. 3. Explore juga key berikut di  registry: HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\User Shell Folders Dan cek juga apakah ada key yang pointingnya ke drive F. Hapus key tersebut jika ada. 4. Coba kembali instal aplikasi baru di Windows. Jika belum bisa, coba restart dulu komputernya.