Cara Setting Proxy di Browser Mozilla Firefox
Pada tulisan sebelumnya, saya membahas cara Setting Proxy di Browser Internet Explorer.
Kali ini, saya akan membahas cara setting proxy di browser Mozilla Firefox.
Yaitu sebagai berikut:
1. Buka aplikasi Mozilla Firefox. Kemudian klik tombol Menu > Options
3. Klik opsi Manual proxy configuration. Kemudian isi IP address dan port
server proxy di field HTTP Proxy dan Port.
Cek opsi Use this proxy server for all protocols.
Untuk bypass server intranet, isi field No Proxy for. Di browser Internet Explorer,
field ini di namakan exception.
Exception pada browser Mozilla Firefox dipisahkan oleh tanda koma(,)
dan bisa di isi dengan:
Exception di browser Mozilla Firefox tidak bisa menggunakan wildcard(*)
seperti pada browser Internet Explorer.
Jadi jika ada server intranet dengan nama domain host1.example.com,
host2.example.com, dst, anda tidak bisa hanya menambahkan exception host*.
Tapi domain tersebut harus ditambahkan satu persatu di exception.
Untuk exception IP address, anda bisa menggunakan subnet, misalnya:
192.168.1.0/24 = bypass semua server yang memiliki IP address 192.168.1.xxx
192.168.0.0/16 = bypass semua server yang memilki IP address 192.168.xxx.xxx
dimana xxx = 1 s/d 254
Kali ini, saya akan membahas cara setting proxy di browser Mozilla Firefox.
Yaitu sebagai berikut:
1. Buka aplikasi Mozilla Firefox. Kemudian klik tombol Menu > Options

3. Klik opsi Manual proxy configuration. Kemudian isi IP address dan port
server proxy di field HTTP Proxy dan Port.
Cek opsi Use this proxy server for all protocols.

field ini di namakan exception.
Exception pada browser Mozilla Firefox dipisahkan oleh tanda koma(,)
dan bisa di isi dengan:
- Nama server, misalnya: localhost
- Nama domain, misalnya: host1.example.com, host2.example.com
- IP address, misalnya: 127.0.0.1, 192.168.1.0/24
- Nama domain, misalnya: host1.example.com, host2.example.com
- IP address, misalnya: 127.0.0.1, 192.168.1.0/24
Exception di browser Mozilla Firefox tidak bisa menggunakan wildcard(*)
seperti pada browser Internet Explorer.
Jadi jika ada server intranet dengan nama domain host1.example.com,
host2.example.com, dst, anda tidak bisa hanya menambahkan exception host*.
Tapi domain tersebut harus ditambahkan satu persatu di exception.
Untuk exception IP address, anda bisa menggunakan subnet, misalnya:
192.168.1.0/24 = bypass semua server yang memiliki IP address 192.168.1.xxx
192.168.0.0/16 = bypass semua server yang memilki IP address 192.168.xxx.xxx
dimana xxx = 1 s/d 254
