Cara Mengatasi Komputer Lambat
Komputer yang kita gunakan sehari-hari bisa menjadi lambat
karena software(virus,browser,dll) dan juga bisa karena hardware(ram, harddisk).
Berikut tips untuk mengatasi komputer yang lambat:
1. Virus dan Malware
Virus bisa masuk ke komputer melalui flashdisk/hdd external,jaringan lan
dan internet.
Banyak orang kurang kerjaan yang membuat virus baru.
Jadi, selalu update antivirus di komputer anda.
Antivirus free yang lumayan bagus adalah AVG.
Kalo yang berbayar, Symantec.
Kalo malware, biasanya masuk lewat internet. Misalnya waktu kita mau download
sesuatu dari internet, terus banyak tombol download/unduh.
Nah, tombol download itu banyak yang palsu. Waktu di klik, malware akan
menginstal toolbar(ask,babylon, conduit, coolwebsearch, dll) dan addon yang bikin
komputer lambat(terutama kalo lagi browsing).
Download adware removal tool untuk menghapus malware.
Kemudian instal Malwarebytes Anti-Malware.
Dan cek program yang terinstal di komputer.
Kalo ada yang aneh2(websearch,dll), uninstal aja.
2. Banyak program di startup Windows
Program seperti skype, yahoo messenger, dll otomatis jalan
waktu loading windows.
Ini yang bikin komputer menjadi lambat.
Disable program2 tersebut dengan cara membuka menu run
(tombol windows + r). Kemudian ketik msconfig,dan tekan enter.
Klik tab Startup dan uncheck program yang bikin berat komputer
waktu startup.
Cek juga services dan task scheduler. Disable program yang mencurigakan.
3. Kapasitas Memory(RAM) kurang
Untuk komputer kerja yang penggunaannya buat ngetik2 doank(word, excel, dll),
ram 2 GB sudah cukup lumayan.
Tapi untuk komputer yang digunakan untuk aplikasi desain grafis(photoshop,
corel draw, illustrator), video editing dan maen game, ram sebaiknya
ditambah.
Untuk menambahkan ram, cek dulu versi windowsnya.
Kalo 32 bit, maksimal ram yang bisa dipakai kurang dari 4 GB.
Kalo 64 bit, bisa di atas 4 GB.
Kalo buat gaming, selain ram yang harus di perhatiin adalah vga nya.
Vga bawaan motherboard biasanya merk intel yang gak ngangkat buat game2 berat.
Sebaiknya dipasang vga tambahan, merk nvidia atau ati.
4. Harddisk full
Harddisk bisa kepenuhan kalo kita nyimpen semua data di satu drive(C:).
Ini salah satu penyebab komputer menjadi lambat.
Sebaiknya drive C digunakan untuk instalasi windows dan program.
Dan data-data disimpan di drive yang lain(D:) atau harddisk eksternal.
Kalo harddisk cuman ada 1 partisi, sebaiknya dibagi 2 dulu.
Ini buat jaga-jaga kalo sewaktu-waktu windownya error.
Harddisk juga bisa kepenuhan karena banyaknya data temporary windows
dan browser. Dan juga data-data di recycle bin.
Untuk membersihkan data-data tersebut, gunakan ccleaner.
5. Harddisk error
Harddisk bisa error karena bad sector atau ada filesystem yang rusak.
Untuk mengatasinya, lakukan scandisk dan defragment harddisk.
karena software(virus,browser,dll) dan juga bisa karena hardware(ram, harddisk).
Berikut tips untuk mengatasi komputer yang lambat:
1. Virus dan Malware
Virus bisa masuk ke komputer melalui flashdisk/hdd external,jaringan lan
dan internet.
Banyak orang kurang kerjaan yang membuat virus baru.
Jadi, selalu update antivirus di komputer anda.
Antivirus free yang lumayan bagus adalah AVG.
Kalo yang berbayar, Symantec.
Kalo malware, biasanya masuk lewat internet. Misalnya waktu kita mau download
sesuatu dari internet, terus banyak tombol download/unduh.
Nah, tombol download itu banyak yang palsu. Waktu di klik, malware akan
menginstal toolbar(ask,babylon, conduit, coolwebsearch, dll) dan addon yang bikin
komputer lambat(terutama kalo lagi browsing).
Download adware removal tool untuk menghapus malware.
Kemudian instal Malwarebytes Anti-Malware.
Dan cek program yang terinstal di komputer.
Kalo ada yang aneh2(websearch,dll), uninstal aja.
2. Banyak program di startup Windows
Program seperti skype, yahoo messenger, dll otomatis jalan
waktu loading windows.
Ini yang bikin komputer menjadi lambat.
Disable program2 tersebut dengan cara membuka menu run
(tombol windows + r). Kemudian ketik msconfig,dan tekan enter.
Klik tab Startup dan uncheck program yang bikin berat komputer
waktu startup.
Cek juga services dan task scheduler. Disable program yang mencurigakan.
3. Kapasitas Memory(RAM) kurang
Untuk komputer kerja yang penggunaannya buat ngetik2 doank(word, excel, dll),
ram 2 GB sudah cukup lumayan.
Tapi untuk komputer yang digunakan untuk aplikasi desain grafis(photoshop,
corel draw, illustrator), video editing dan maen game, ram sebaiknya
ditambah.
Untuk menambahkan ram, cek dulu versi windowsnya.
Kalo 32 bit, maksimal ram yang bisa dipakai kurang dari 4 GB.
Kalo 64 bit, bisa di atas 4 GB.
Kalo buat gaming, selain ram yang harus di perhatiin adalah vga nya.
Vga bawaan motherboard biasanya merk intel yang gak ngangkat buat game2 berat.
Sebaiknya dipasang vga tambahan, merk nvidia atau ati.
4. Harddisk full
Harddisk bisa kepenuhan kalo kita nyimpen semua data di satu drive(C:).
Ini salah satu penyebab komputer menjadi lambat.
Sebaiknya drive C digunakan untuk instalasi windows dan program.
Dan data-data disimpan di drive yang lain(D:) atau harddisk eksternal.
Kalo harddisk cuman ada 1 partisi, sebaiknya dibagi 2 dulu.
Ini buat jaga-jaga kalo sewaktu-waktu windownya error.
Harddisk juga bisa kepenuhan karena banyaknya data temporary windows
dan browser. Dan juga data-data di recycle bin.
Untuk membersihkan data-data tersebut, gunakan ccleaner.
5. Harddisk error
Harddisk bisa error karena bad sector atau ada filesystem yang rusak.
Untuk mengatasinya, lakukan scandisk dan defragment harddisk.